Another Makassar Delicatessen

Makassar ternyata tidak cuma terkenal dengan sea food-nya saja. Ada banyak makanan lain yang harus dicicipi. Sayangnya dalam kunjungan saya yang singkat ini, saya tidak sempat mencoba semuanya. Namun dari yang sedikit itu ada beberapa makanan unik yang saya coba.

Mie_titi

Mie_titi2

Salah satunya adalah Mie Titi Panakukkang. Restoran ini konon setiap jam 7 malam sudah sangat sulit mendapatkan tempat duduk karena pengunjungnya selalu membludak. Karena itu kami bergegas untuk berangkat lebih awal agar dapat tempat duduk. Dan ternyata memang benar setelah kami datang, sekitar jam 7 lewat para pengunjung mulai memenuhi restoran Mie Titi. Beruntung kami mendapat tempat dekat dengan dapur yang terletak di bagian depan sehingga bisa melihat proses pembuatan Mie Titi.

Mie_kering

Mie_basah

Gorengan

Nasgor_3

Mie Titi ini termasuk unik. Bentuk dan rasanya mirip dengan Lo Mie, mie kering yang gurih dan renyah disiram kuah kental sayuran dan daging. Namun ada juga Mie Titi basah. Bedanya dengan yang kering, mienya direbus dan disiram kuah kental. Bakso gorengnya juga wajib dicoba. Gurih dan kenyal dan disiram juga dengan kuah kental sebagai bumbunya. Menu andalan lain di restoran ini adalah Nasi Goreng. Berbeda dengan nasi goreng kebanyakan yang kita jumpai di Jawa, nasi goreng Mie Titi ini berwarna merah. Semula saya menduga ini adalah khas restoran ini, tapi ternyata nasi goreng di Makassar memang berwarna merah.

Pangsit

Cakwe

Coto

Keesokan harinya saya diajak untuk mencoba Mie Pangsit khas Makassar. Mie ini sungguh berbeda, dengan taburan babi panggang merah rasanya luar biasa enak. Sebagai pencuci mulut ada cakwe udang yang gurih dan lezat. Masih belum puas, menjelang pulang ke Jakarta, saya menyempatkan diri mencicipi Coto Makassar yang terkenal itu. Wah benar2 puas wisata kuliner di Makassar. Sayang saya belum sempa mencoba Sop Saudara, Pallu Basa, dan tentu saja Sop Konro Karebosi. Mungkin lain kali.



Leave a Reply